Berdamai dengan Notifikasi
Menata ulang hubungan dengan layar
Sari Melati
Universitas Negeri Makassar · 13 Agustus 2026 · 12.26 WIB
Setiap beberapa menit, sebuah getar atau bunyi menarik perhatian kita kembali ke layar. Notifikasi memang dirancang untuk itu, dan sering kali kita menurutinya tanpa sadar.
Awalnya terasa seperti terhubung dengan banyak hal sekaligus. Namun lama-lama pikiran menjadi terpecah, sulit fokus pada satu hal, dan tenang yang dulu mudah didapat perlahan menghilang.
Berdamai dengan notifikasi bukan berarti menjauh dari teknologi. Ia lebih tentang menata ulang kapan kita mau hadir untuknya, misalnya dengan mematikan getar saat belajar atau memberi jeda sebelum membalas pesan.
Perubahan kecil itu mengembalikan kendali ke tangan kita. Ketika kita yang memutuskan kapan menatap layar, bukan sebaliknya, ruang untuk berpikir jernih dan merasa tenang kembali terbuka.
Tinggalkan komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.